Management Trainee

Alhamdulillah sampai saat ini saya masih bisa bertahan di ibukota yang katanya kejam ini untuk bekerja di salah satu ISP terbesar di Jakarta ini. Masih tetap di posisi yang sama di divisi customer relation, ya alhamdulillah si sudah mulai dipercaya buat jadi tier 2. Sempat juga ikut seleksi calon karyawan divisi Technical Support, tapi sayang, rejekinya belum untuk saya, semoga saja bisa sempat masuk ke divisi yang kerjanya memang jalan-jalan itu, heheheh😀.

Selama hampir 8 bulan bekerja sebagai karyawan atau mungkin bisa juga disebut buruh ini, ada beberapa pengalaman dan mungkin pemikiran yang sedikit mengganggu saya. Saya juga tidak memungkiri kalau selama bekerja di perusahaan ini, juga sempat mencoba untuk mendapatkan kesempatan lain di perusahaan lain, ya kan kalau bisa dapat kesempatan lain yang lebih baik, kenapa tidak kan? Pengalaman saya ” berburu” kesempatan lain itu membuat saya menemukan beberapa istilah atau mungkin metode baru dalam dunia kerja ini. Kalau dulu saya hanya tahu tentang status karyawan tetap, karyawan kontrak dan karyawan outsource. Saat ini saya menemukan istilah karyawan dengan status Managent Trainee.

Sebenarnya apa sih Karyawan Management Trainee itu? Bagaimana statusnya di perusahaan itu sendiri dan bagaimana “masa depannya” di perusahaan itu sendiri. Nah kali ini saya coba buat bahas topik satu ini udah kayak presesnter tipi-tipi kelir aja tapi tentu aja dari sudut pandang saya yang mungkin kurang ini.

Management Trainee (MT) adalah suatu program perekrutan karyawan dengan jalur khusus yang berbeda dengan perekrutan karyawan pada umumnya. MT ialah jenis perekrutan karyawan yang nantinya akan diproyeksikan langsung menjadi pimpinan di perusahaan tersebut. Sounds good yah…?? Ya memang rata-rata waktu yang dibutuhkan dalam program MT ini untuk bisa menjadi seorang manager hanya diperlukan 2-3 tahun saja. Adanya program MT ini memang sebenarnya bertujuan untuk mencari kandidat-kandidat pilihan yang sengaja dipersiapkan untuk menjadi pimpinan di perusahaan tersebut. Atau mungkin terlalu ribet ya penjelasan saya? Kalau boleh saya pinjam istilah Bapak Panji Rolandi di tulisannya mengenai MT dapat diilustrasikan dengan program Akademi Militer di tubuh TNI dan Polri, dimana para peserta didiknya dipersiapkan untuk menjadi seorang perwira ketika mereka lulus.

Trus, prosesnya gimana sih di MT itu? Dari sumber yang saya dapat, Biasanya setahu saya sih di awal proses perekrutan, perusahaan minta kandidat yang dirasa lebih dengan cara meminta kandidat yang biasanya diatas standart, seperti contohnya IPK yang tinggi, kemampuan bahasa asing yang baik, pengalaman organisasi yang memadai dan syarat-syarat lain. Setelah kita lolos di seleksi administrasi, biasanya dilanjutkan dengan serangkaian tes yang mirip dengan seleksi untuk karyawan biasa seperti :

  • psikotest dan atau test online
  • wawancara dan atau test bahasa inggris (biasanya sih tes toefl)
  • tes kemampuan dan bakat (assessment test)
  • wawancara dengan HRD, wawancara dengan user atau calon atasan, wawancara dengan dewan direksi (urutan bisa saja tidak sama antara perusahaan satu dengan yang lainnya)
  • medical check up

yah, seperti halnya perekrutan untuk karyawan biasa, kita bisa saja gugur di salah satu tes diatas, namun beberapa teman juga menemukan kasus ketika mereka tidak lolos ditahapan tes kesehatan, beberapa waktu kemudian mereka dipanggil lagi untuk melakukan tes kesehatan tahap kedua atau ulang. Saya sendiri pernah mengalami kejadian unik ketika ikut seleksi program MT di salah satu perusahaan minyak negara. Saat itu alhamdulillah saya lolos di tahapan seleksi adminsitrasi, namun kemudian mengumumkan bahwa akan diadakan tes TPA (Tes Potensi Akademik) untuk para peserta yang lolos seleksi administrasi, namun sayangnya tes itu diadakan di surabaya, sedangkan saya sendiri saat itu sedang bekerja di jakarta dan akhirnya dengan berat hati saya lepaskan kesempatan itu. Tapi satu minggu kemudian setelah tes tahap pertama di surabaya itu, muncul email pemberitahuan bahwa saya kembali diundang untuk mengikuti tes tersebut, dan alhmadulillah saya bisa ikut tes itu di jakarta.

Menurut salah satu sumber di kaskus beberapa tahapan yang harus dilalui ketika sudah diterima di perusahaan sebagai karyawan MT adalah biasanya akan dilakukan training selama beberapa waktu sesuai dengan kebijakan perusahaan tersebut. Trainingnya sendiri dibagi jadi 3 sesi trainning yaitu contoh kasus MT McD:

  1. Training Teori ( training di sesi ini biasanya bentuknya seperti kuliah gitu, biasanya nanti ditengah-tengah kuliah itu ada semacam tes yang berlaku sistem gugur, jadi kalau sudah diterima sebagai karyawan dengan status MT jangan senang dulu, karena di sesi ini aja kita bisa gugur di tengah jalan plus ketabrak truk,hehehehe )
  2. Training Praktek ( training ini biasanya akan dijalani karyawan MT apabila lolos di sesi training teori, di training sesi ini karyawan MT biasanya dituntut oleh perusahaannya agar dapat memenuhi target sales yang telah ditentukan sebelumnya oleh perusahaannya, atau yang mungkin biasa disebut sales force . Sama seperti training sesi  teori, di sesi ini juga berlaku sistem gugur, jadi apabila karyawan MT tidak dapat memenuhi target sales yang sudah ditetapkan sbelumnya dia akan otomatis gugur )
  3. Ujian ( Jika training sesi teori dan praktek bisa dilalui dengan baik, maka karyawan MT masih harus melalui sesi ujian yang biasanya berlangsung seperti ujian skripsi dulu. Dan sebagai catatan, selama karyawan MT ada di sesi training ini, karyawan tersebut tidak dianggap benar-benar sebagai karyawan perusahaan tersebut, jadi dia tidak akan menerima gaji yang penuh, biasanya dia akan hanya menerima uang saku saja )

Dan apabila karyawan MT tersebut lolos dari masa trainingnya, biasanya dia akan diangkat sebagai karyawan kontrak dengan berbagai peraturan dasar yang diberlakukan seperti contohnya tidak boleh menikah selama menjadi karyawan kontrak karena perusahaan tidak akan mau menanggung biaya tunjangan keluarga untuk karyawan tersebut. Dan juga dia akan tetap diberlakukan sistem sales force dimana apabila dia tidak dapat memenuhi target sales nya, maka dia akan tetap gugur. Setelah itu baru kemudian karyawan MT tersebut akan langsung diangkat menjadi manager salah satu divisi di perusahaan tersebut.

MT sendiri banyak dianggap sebagai jalan tol untuk dapat merintis karier dengan wkatu yang relatif lebih cepat, namun tidak sedikit pula dari kebijakan diadakannya program ini yang menurut saya sedikit merugikan pekerja. Dengan mengikuti program MT ini pesertanya akan mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman karena dapat mengetahui seluruh bussiness wheel yang ada di perusahaan tersebut, dengan kondisi yang diciptakan peserta juga dapat mengaplikasikan idealisme yang dibawanya dari bangku kuliah secara nyata di perusahaan tersebut karena perusahaan memang biasa memintanya. Namun program MT juga bisa dianggap sebagai program yang lebih banyak menguntungkan sisi perusahaan menurut saya. Dengan program MT ini terkesan bahwa perusahaan benar-benar hanya mau menerima kandidat yang well selected . Gaji yang mungkin sedikit lebih kecil dengan tuntutan sebesar itu kepada pesertanya dan tidak adanya jaminan dari perusahaan mengenai status kita disana.

Memang sih kalau kita melihat dari sudut pandang perusahaan, tidak ada perusahaan yang mau menerima karyawan yang tidak mempunyai skill di bidangnya, namun apakah dengan adanya program MT ini sudah mampu memberikan kebaikan untuk kedua belah pihak baik karyawan maupun perusahaan???

Saya sendiri sudah bebrapa kali mencoba untuk melamar ke perusahaan sebagai karyawan MT, dan alhamdulillah belum ada yang memanggil saya😀 padahal berharap

Semoga dapat sedikit menambah wawasan teman-teman semua. Wallahualam bisshawaab.

sumbernya niiih :

sini, ini, itu, situ, sono

21 thoughts on “Management Trainee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s