Alhamdulillah Malang Alhamdulillah

Alhamdulillahi robbil a’lamiin…

Masa-masa menunggu itupun berakhir, Alhamdulillah permintaan saya ke management untuk bisa pindah ke Branch Malang dikabulkan.

Per Senin, 26 Maret 2012 yang lalu, saya secara resmi pindah (kembali) ke Malang, kota dimana saya dibesarkan, sekali lagi Alhamdulillah. Pekerjaan saya dulu sebagai Technical Support “terpaksa” saya tinggalkan untuk bisa pindah ke Malang. Di Malang nantinya saya dipercaya untuk pindah ke divisi Sales and Marketing lebih tepatnya Account Executive atau sales untuk corporate.

Sales..?!?! yaa Sales.. jenis pekerjaan yang sebenarnya ada di salah satu list terbawah jenis pekerjaan yang ingin saya lakukan. Sudah terbayang dikepala saya, bekerja dengan target, harus menawarkan produk secara door to door, pokoknya bayangan saya sales itu seperti (mohon maaf) sales panic yang biasanya dating ke rumah-rumah untuk menawarkan pancinya. Beberapa teman sebelumnya sudah sedikit banyak menjelaskan bagaimana pekerjaan mereka sebagai Sales itu, khususnya di perusahaan tempat saya bekerja. Dari kesan yang saya terima sih terlihat enjoy aja mereka jalaninnya, malah ada beberapa pengalaman seru mereka ketika berhadapan dengan pelanggan, ya meskipun mereka juga kadang sedikit tertekan ketika target yang diberikan tidak tercapai. Tapi InsyaALLAH saya bisa jalani pekerjaan ini dengan baik (amin…), pekerjaan ini sama halnya dengan ketika saya pertama kali masuk di kantor dan harus bekerja di divisi Customer Care, dimana saya udah ngebayangin pekerjaan yang ngebosenin banget karena kerjaannya Cuma angkat telepon, bales email dan solving problem nya pelanggan belum lagi seharian cuma duduk manis di kantor (kebetulan waktu itu saya tidak terlalu suka dengan jenis pekerjaan seperti ini). Alhamdulillah.. saya justru bisa menikmati pekerjaan itu dengan semua suka dukanya selama 2 tahun. Saya yakin pekerjaan menjadi Sales juga seperti itu, saya Cuma harus jalani saja dengan sebaik-baiknya.

Lagipula saya harusnya sangat bersyukur bisa pulang kembali ke Malang dan bekerja disini dengan gaji Jakarta.. hehehe.. banyak teman yang langsung bilang ke saya bahwa mereka iri, mereka menganggap ini sebenernya rezeki yang besar sekali buat saya. Sudah kerja di kampung halaman, deket dengan orang tua, segala murah, kotanya enak dan tenang, gajinya Jakarta lagi.. itu yang sering mereka bilang ke saya. Terimakasih teman, gara-gara perkataan kalian itu saya jadi sadar, saya harus sangat bersyukur dengan apa yang saya dapat sekarang, Alhamdulillahirobbilalamin.. terimakasih banyak Yaa Allah.. dan seperti apa yang Pak Dahlan Iskan katakan, salah satu bentuk syukur yang paling tinggi adalah dengan kembali bekerja sebaik-baiknya. Oh iya, ada lagi, salah satu rahasia kenapa saya bisa kembali ke Malang ialah ternyata Ibu saya di setiap sholatnya mendoakan agar saya bisa dekat lagi dengan Beliau. Subhanallah Allah SWT mengabulkan doa Beliau. Luar biasa memang doa dari salah satu bidadari saya ini.

So… Let’s get back to work, and always do the best…!!! ?

6 thoughts on “Alhamdulillah Malang Alhamdulillah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s