Kisah Imam Hambal dan Pembuat Roti

Dikisahkan, seorang Imam Hambal yang sedang berkunjung ke suatu kota sengaja mampir ke suatu Masjid untuk istirahat. Kebetulan saat itu Imam Hambal hanya menggunakan pakaian biasa sehingga Beliau tidak dikenali sebagai seorang Imam Besar Makkah. Ketika Beliau sedang beristirahat, tiba-tiba datang seorang pengurus Masjid yang seolah “mengusir” Beliau dengan berkata bahwa Masjid adalah tempat untuk sholat dan ibadah lainnya bukan untuk tidur. Beliau diminta untuk mencari  tempat beristirahat lain selain Masjid. Dan Beliau pun keluar dari Masjid, sampai di halaman masjid Beliau kemudian kembali beristirahat karena merasa lelah karena perjalanan panjang yang ditempuh. Melihat kejadian ini sang pengurus masjid pun kembali datang dan kembali mengusir Beliau. Namun karena memang Beliau dalam kondisi kelelahan, Beliau seperti yang tidak terlalu memperhatikan sang pengurus Masjid. Gara-gara hal ini sang pengurus Masjid kemudian memegang kaki Beliau dan menariknya keluar pagar Masjid.

Sembari manahan sakit akibat “dilempar” keluar Masjid, tiba-tiba datanglah seorang pembuat roti yang merasa kasian melihat Beliau diusir dari masjid sambil dilemparkan dengan begitu kasar. Sang pembuat roti pun kemudian membantu Beliau bangun dari jatuhnya dan menawarkan tempat berjualannya sebagai tempat untuk beristirahat bagi Imam Hambal, dan Beliaupun menerima tawaran sang pembuat roti. Setelah dipersilahkan untuk beristirahat, sang pembuat roti pun meminta ijin untuk melanjutkan pekerjaannya membuat roti, dan tentu saja Beliau mengijinkannya. Dan betapa terkejutnya Beliau melihat sang tukang roti sambil membuat rotinya dia membuatnya sambil mengucap “Subhanallah Wa Bihamdih, Subhanallah Wa Bihamdih, Subhanallah Wa Bihamdih…” Imam Hambal pun kemudian bertanya, sudah berapa lama sang pembuat roti membuat rotinya sambil berdzikir? Sang pembuat roti menjawab, sudah lama dia melakukan hal ini. Imam Hambal pun kembali bertanya, lalu apa yan sudah dia dapat dari ALLAH SWT dengan amalannya seperti ini, sang pembuat roti pun menjawab, bahwa sejak dia melakukan amalan itu, tidak pernah sekalipun dia meminta hajat-hajatnya untuk dikabulkan oleh ALLAH SWT, melainkan langsung dikabulkan oleh ALLAH SWT. Namun kemudian sang pembuat roti menangis, dia bercerita kepada Imam Hambal sampai sekarang hanya ada satu permintaannya yang belum dikabulkan oleh ALLAH SWT. Dari dulu sang pembuat roti selalu memohon kepada ALLAH SWT agar dimudahkan untuk dapat bertemu dengan Imam Hambal. Seketika itu juga Imam Hambal kemudian berdiri dan memeluk sang pembuat roti sambil berkata “Akulah Imam Hambal” dan kedua manusia mulia tersebut menangis bahagia.

Inilah salah satu cerita nyata yang dialami oleh Ahmad Ibnu Hambal atau yang lebih kita kenal dengan Imam Hambal atau Imam Hambali. Kisah ini diceritakan oleh Syeikh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber tentang keutamaan Dzikir kepada ALLAH SWT. Dzikir sendiri merupakan salah satu ibadah yang paling mudah dilaksanakan. Dzikir bisa dilaksanakan dalam kondisi berdiri, duduk, terbaring, dalam kondisi wudhu atau tidak punya wudhu, bisa menghadap ke segala arah dan dalam kondisi apapun kecuali sedang maksiat atau membuang hajat. ALLAH sendiri menjanjikan bahwa dzikir dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW  menyelesaikan semua hajat dunia dan diampuni dosa-dosa kita di akhirat

Wallahua’lam Bisshowaab…

5 thoughts on “Kisah Imam Hambal dan Pembuat Roti

    1. Muhamad Yoesuf Post author

      Allahumma Shalli Wa Salim Wa Barikalaih…

      amin om, semoga kita bisa..🙂

      so gw bikin bakso sambil dzikir, lu bikin macaroni sambil dzikir juga.. hehehe amiiin..😀

      Reply
  1. suraya

    sebenarnya bkn yg disebut pembuat roti itu zikir yg itu.,..yg sebenanrnya die beristighfar. itulah kelebihan istighfar .

    Reply
    1. Muhamad Yoesuf Post author

      Oh gitu ya bang.. wah ada versi lain nih.. hehehe, terimakasih atas koreksinya ya bang, yabg diceritain ke kami sama syech Muhammad Ali Jaber sih seperti yang saya tulis bang.. terimakasih sekali lagi buat koreksinya ya bang🙂

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s