Jangan Khawatir Sama Aku Yaa…

Tulisan ini saya dedikasikan untuk semua orang tua, ayah, ibu, nenek, kakek, kakak, saudara, guru bahkan teman yang mengkhawatirkan kondisi buah hati nya yang lambat dalam berbicara. Tulisan ini bukan tulisan asli saya, ini adalah tulisan dari Ayah Edy, seorang Konsultan Parenting dan penggagas Indonesian Strong From Home, dalam bukunya “Ayah Edy Menjawab, 100 persoalan sehari-hari yang tidak ada jawabannya di kamus manapun”. Beliau adalah orang yang membuat saya jadi suka dunia parenting meskipun saya belum menikah apalagi punya seorang anak bukan promo. Semoga tulisan beliau at least bisa membuat kita lebih optimis dengan perkembangan buah hati kita yang mungkin selama ini dianggap orang lain mohon maaf, kurang normal.

Curhat 71 :

Bagaimana Jika Perkembanan Anak Kurang Sesuai Dengan Usianya? Misalnya Belum Lancar Berbicara?

Sudah beberapa hari ini Sandra murung. Itu terjadi ketika tiga hari lalu dia bertemu dengan teman-temannya yang juga membawa anak mereka masing-masing. Saat itu teman Sandra menyadari bahwa Dimas, anak Sandra belum juga lancar berbicara padahal usianya sudah 3 tahun. Sandra bertambah sedih ketika temannya berbicara padanya “Waah.. hati-hati, loh. Anakku usia dua tahun sudah bisa ngomong.” Apa yang seharusnya Sandra lakukan Ayah Edy?

Jawaban Ayah Edy :

Ayah-Bunda yang selalu mau belajar, saat ini ada ilmu yang dinamakan neuro sains , yakni ilmu yang mempelajari sistem syaraf atau sistem neuron. Lingkup studinya mencakup struktur, fungsi, sejarah, evolusi, perkembangan, genetika, biokimia, fisiologi, farmakologi, informatika, perhitungan neurosains, dan patologi sistem syaraf. Nah, dalam ilmu ini dijelaskan pula, kalau setiap anak memiliki struktur otak dan cara keja yang berbeda-beda.

Menurut neuro sains , anak yang lebih cepat berbicara memiliki kecenderungan otak kirinya lebih dominan dan mengindikasikan memiliki keuatan di bahasa dan sistem analisis yang kuat. Sedangkan anak yang lambat bicara , struktur syaraf otak yang lebih dominan adalah kanan. Mereka umumnya kuat dalam hal imajinasi, estetika dan desain.

Dengan keunikan masing-masing itu, kita tidak bisa menilai mana yang lebih baik. Ayah dan Bunda tidak perlu mengkhawatirkan apakah sang anak lebih dominan otak kanan atau otak kirinya. Semua itu setting-an Tuhan Sang Maha Pencipta.

Setiap anak, kendati lahir dari orang tua yang sama, tetaplah memiliki keunikan dan keistimewaannya masing-masing, bahkan meskipun kembar identik pun tidak persis sama. Pada prinsipnya, anak yang dominan otak kirinya, biasanya yang lebih dahulu berkembang adalah kemampuan sistem bahasanya, analisis kritis dan berhitung. Sementara anak yang dominan otak kanannya, yang lebih dahulu berkembang adalah kemampuan imajinasi, menggambar dan ingatan. Keduanya istimewa bukan?

Karena itulah,keterlambatan berbicara itu bukan suatu kelainan, melainkan hanya sebuah proses alami dari seorang anak yang dominan otak kanannya. Ayah dan Bunda tidak perlu panik, apalagi malu dengan teman yang anaknya lebih lancar berbicara, meskipun seumur dengan anak kita.

Tunggu Saja saatnya ia berbicara. Kita semua adalah spesies yang bisa bicara, jadi jika memang secara medis organ bicara anak kita normal, suatu ketika ia akan dapat berbicara dengan baik. Cukup lakukan stimulasi dengan memberikan teman bermain yang banyak bicara.

Banyak orangtua yang mengikutkan anaknya dalam sebuah terapi bicara. Menurut saya itu tidak perlu dilakukan, karena ini memang proses yang alami. Bahkan menurut sejarah banyak sekali orang-orang sukses yang justru lebih dominan otak kanannya. Seperti contohnya Albert Einstein dan Leonardo Da Vinci, pada masa kecilnyapun mengalami keterlambatan berbicara. Akan tetapi, kini nama mereka berdua dikenang dunia karena prestasinya yang luar biasa.🙂

Bahkan menurut Ippho “Right” Santosa, sang penulis dan motivator beken Indonesia sekarang ini, justru mengatakan sebenarnya jika perkembangan otak kanannya lebih dominan justru hidupnya akan lebih baik. So, saya yakin kok buah hati kita yang lambat bicaranya sedang mengatakan “Jangan khawatir sama aku yah,..” tentunya dengan bahasa mereka sendiri.🙂

4 thoughts on “Jangan Khawatir Sama Aku Yaa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s