Kenalan Sama Cloud

Cloud-Computing-Go-for-It-600x355

Ya udah, simpen di dropbox aja, ahh ngga ah aku pakennya Google Drive.. pernah denger conversation ini gak? or mungkin tau gak sih apa itu Cloud Computing? Sebenernya makanan apa sih Cloud Computing itu?? Komputasi berbasis awan.. hmm iya bener sih, istilah Qur’an mah itu terjemahannya, bukan tafsir nya, hehehe. Kalo kata Wikipedia sih Cloud computing adalah penggunaan sumber daya komputasi (hardware dan software) secara bersama-sama yang disajikan sebagai layanan (service) melalui jaringan (biasanya internet). Secara simple sih kalo menurut saya ini adalah unit computer entah itu berupa server atau computer biasa yang penggunaannya dimaksimalkan dengan cara dibagi-bagi agar satu unit tersebut dapat digunakan oleh banyak orang tanpa harus mengganggu satu sama lain.

Dan tau gak 3 tahun belakangan ini Cloud Computing bener-bener sedang booming di Indonesia, banyak perusahaan yang mulai berpindah ke Cloud Computing. Citilink, Lion Air, Kaskus, Coca Cola, Djarum sudah beralih ke teknologi Cloud Computing untuk berbagai layanannya. Tapi sebenernya sih Cloud Computing itu udah lama banget kita pakai tanpa kita sadari. Tau gak kalo layanan Yahoo Mail, Sales Force, Google Mail dan beberapa layanan lainnya sudah menggunakan teknologi Cloud Computing sejak lebih dari 10 tahun yang lalu. Bahkan Yahoo yang berdiri di tahun 1994 salah satu layanan pertamanya adalah Yahoo Mail, so sebenernya udah hamper 20 tahun yang lalu Cloud Computing ini sudah banyak digunakan tanpa banyak disadari orang.

Kalo sekarang banyak dari kita mulai sadar tentang Cloud Computing ini, yah meskipun kita masih terbatas tahu penggunaan Cloud itu hanya pada storage saja (Google Drive, Drop Box, iCloud dan lain lain). Tapi sebenernya memang pengenalan teknologi akan terus meningkat seiring dengan makin banyaknya teknologi itu digunakan. Padahal Cloud Computing sangat bisa digunakan lebih dari itu.

Traditional Computing VS Cloud Computing

Trus gini, kalo kita pengen tau keunggulan Cloud Computing brarti juga harus tahu soal lawannya kan, yah kita sebut aja Traditional Computing. Oke, gini kita bakalan bahas Cloud Computing di level server nya dan server ini bakalan di pake di enterprise yang emang butuh or tergantung sama server yang online ya.

radmin_activation_server_operation

Oke gini, Traditional Computing itu konsepnya adalah mereka membangun sendiri fasilitas servernya di lokasi yang mereka punya masing-masing. Dan dengan membangun servernya sendiri, maka user harus menyiapkan beberapa hal  mulai dari space untuk ruangan servernya, AC untuk pendingin ruangannya, Fire Plan kalo-kalo ada kebakaran, power yang memadai, UPS yang kudu selalu ok, maintenance setiap bulannya dan masih banyak yang lain. Kalo detailnya yang bisa lebih bikin pusing sih bisa dilihat dari karakteristiknya ya. Nah biar makin pusing monggo ini karakteristiknya😀

  • CapEx (Capital Expanditure)
    732-investme_articleIni maksudnya adalah ketika suatu perusahaan memutuskan untuk membeli sebuah server, perusahaan pasti memikirkan server yang masih reliable jika digunakan 3-5 tahun kedepan, dan untuk membeli server dengan spesifikasi seperti itu, pasti kudu ngeluarin budget yang gak sedikit kan. Dengan membangun sebuah server traditional seperti yang dilakukan banyak perusahaan waktu lalu, perusahaan harus mengeluarkan dana untuk investasi pada servernya langsung di muka untuk jangka waktu tertentu. Hal ini untuk para pengambil keputusan di perusahaan yang tidak terlalu “ngeh” dengan pentingnya IT dirasa akan memberatkan, mendingan duitnya dipake buat running bisnis yang udah ada.
  • Maintaining Multi Vendor
    Dan untuk membangun server ideal, pastinya perusahaan harus menghubungi beberapa vendor untuk memnuhi kebutuhannya, at least merek yang digunakan untuk AC, UPS, raised floor, dan atau APAR pasti merek yang digunakan akan berbeda dengan merek server yang kita gunakan kan.
  • Time
    TimeRunningOut Menurut pengalaman beberapa temen saya yang pernah membangun server buat perusahaannya, sebuah server nggak bisa dibeli sama seperti kita yang beli laptop sekarang. Tinggal dateng ke toko computer, pilih laptop yang kita mau, transaksi paling lama 1 jam, laptop kita bisa bawa pulang. Kalo server, kalopun server yang kita inginkan itu ready stok, at least butuh waktu 4 minggu, kalo servernya harus indent makan waktu 4 – 8 minggu, kalopun sudah ada berapa banyak waktu lagi yang dibutuhkan untuk set up server, instalasi program di server dan implementasi di perusahaan itu
  • Maintenance Cost
    static--images--servers_ubuntu--reduce Sama seperti halnya dengan memiliki rumah, kita pasti akan menanggung semua biaya perawatannya sendiri kan, beda dengan kalo kita ngekost, biaya perawatan akan ditanggung oleh pemilik kost. Sama halnya dengan In House Server, berapa banyak biaya yang dibutuhkan untuk maintenance server kita yang sudah ada, biaya maintenance AC, APAR, connection, keamanan server dan lain lain
  • Utilization
    Utilitas ini adalah utilitas server jika perusahaan ingin upgrade servernya, entah per parts ataupun harus nambah server. Berdasarkan karakteristiknya diatas, perusahaan harus melakukan setiap langkah dari awal untuk kembali membangun sebuah server

Nah kalo Cloud sih intinya justru beda sama Traditional Computing, layanan ini menawarkan solusi dari kelemahan-kelemahan yang dimiliki oleh sistem traditional computing, beberapa karakteristiknya adalah

  • On-Demand Self-Services
    Layanan Cloud yang ada di Indonesia memang biasanya bersifat On Demand, maksudnya spesifikasi server Cloud biasanya memang bisa disesuaikan dengan kebutuhan suatu perusahaan, ketika dia hanya butuh server yang spesifikasinya kecil, provider Cloud bisa menyesuaikan kebutuhan itu,t tapi ketika perusahaan itu butuh server dengan spesifikasi yang lebih besar, maka provider Cloud biasanya akan dengan mudah meng-upgrade-nya. Juga ketika perusahaan itu harus develop servernya, maka provider akan menyerahkan hal itu langsung ke perusahaan dan hanya akan berperan sebagai technical support saja
  • Broad Network Access
    istockphoto-com_alexsl Salah satu keuntungan penggunaan Cloud Computing adalah layanan ini bisa diakses dari mana saja, dan dengan perangkat apapun asalkan ada internet disana, layanan Cloud pun bisa diakses
  • Resource Pooling
    20110926-01aAdanya isu mengenai Go Green Community membuat Cloud ini jadi salah satu solusi, kenapa, karena resource atau mungkin sebagian orang bilang hardware yang digunakan dalam Cloud ini hanya ada di Data Center sang provider dan bisa dibagi ke beberapa perusahaan yang membutuhkan. Coba bayangkan apabila ada 100 perusahaan di Malang yang butuh server yang harus selalu online, berarti aka nada lebih dari 100 server beserta perangkatnya, bandingkan dengan Cloud yang hanya dengan satu server yang berpusat di Data Center sang provider, server ini pun bisa dibagi ke lebih dari 100 user.
  • Rapid Elasticity
    rubber-elasticityCloud itu bersifat elastic, maksudnya Cloud ini bisa menyesuaikan kebutuhan pelanggan, dan sangat bisa dilakukan dengan cepat. Bahkan secara teknis proses upgrade atau upgrade server Cloud dapat dilakukan dlaam hitungan menit
  • Measured Service
    tax-money-300x225Semua layanan bisa diukur (dan ditagih biayanya) sesuai dengan penggunaan actual (Pay As You Go)

Terus Kenapa Sih Kita Harus Pake Cloud???

Dari tulisan saya diatas mungkin kita sudah mulai mengenal apa dan bagaimana cloud computing kalo harus dibandingkan dengan teknologi yang sebelumnya ada. Bahkan sebenarnya sudah lama kita secara tidak sadar telah menggunakan teknologi cloud computing, Facebook, Yahoo Mail, Google Mail, YouTube, ICloud, Drop Box, Google Drive adalah beberapa contoh fasilitas gratis yang sudah lama kita gunakan, dan ternyata mereka sudah mengaplikasikan cloud ke kehidupan kita.

Meskipun Cloud Computing dalam bentuknya saat ini merupakan perkembangan yang relatif baru (atau lebih tepatnya baru kita sadari), minat terhadap penggunaan Cloud Computing terus berkembang. Cloud computing memiliki sejumlah besar manfaat, beberapa diantaranya

  • Cost Saving
    Salah satu alasan yang paling menarik untuk beralih ke awan adalah penghematan biaya. Dengan menggunakan Cloud, biaya yang digunakan untuk membayar disk dan storage dalam jumlah besar secara instan akan hilang, sebagaimana hilangnya biaya untuk pembelian server itu sendiri, biaya instalasi dan biaya untuk upgrade software-software yang dirasa mahal. Penggunaan Cloud sendiri juga akan membuat suatu perusahaan hanya membayar aplikasi-aplikasi apa saja yang dia gunakan, bahkan bisa saja gratis, karena banyak juga aplikasi perkantoran yang sifatnya open source. Penggunaannyapun dengan mudah dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan perusahaan
    cost-savingsSama seperti ketika kita membeli makanan secara “a-la-carte” di suatu restoran, investasi yang dibayarkan secara bertahap tentu akan menjadi sesuatu yang menarik untuk perusahaan.  “Pay As You Go” pada Cloud juga akan mengeliminasi biaya perawatan yang dibutuhkan ketika kita memutuskan untuk menggunakan “In House Server”. Penghematan pun dapat dilakukan pada setiap computer desktop yang kita punya, dengan penerapan SaaS, maka nantinya setiap desktop tidak lagi harus menginstal software, tinggal akses saja ke server cloud kita.
  • Ease To Use
    ease-of-use-BI-software1-300x225Quite simple, yap, sederhana banget, banyak orang menganggap Cloud itu sangat memudahkan penggunanya dalam set up server dan lebih cepat dalam implementasinya. Alih-alih harus men-download atau melakukan instalasi software kita sendiri, layanan Cloud biasanya sudah menyiapkan semua itu untuk kita. Cloud juga menawarkan kepada kita storage dan server yang sebenarnya bisa dibilang hampir tak terbatas, karena kita bisa dengan mudah dan cepat meng-upgrade atau downgrade server kita. Dan jika Cloud sudah bisa diimplementasikan di suatu perusahaan, staff Anda akan dapat mengakses perangkat lunak dan data mana saja dari setiap perangkat yang memiliki koneksi internet.
  • Increase Storage Capasity And Automation
    storageCloud menawarkan kapasitas penyimpanan yang hampir tak terbatas jika dibandingkan dengan typical hard drive ataupun server, dan fleksibel maksudnya adalah jika bisnis suatu perusahaan membutuhkan tempat penyimpanan yang lebih, Anda dapat meng-upgrade setiap saat. Juga, cloud ini bersifat up to date, jadi setiap software yang digunakan di dalamnya akan selalu ter-update secara otomatis, dan tugas perusahaan untuk selalu meng-update softwarenya akan dapat dieliminasi. File sync juga akan dilakukan secara otomatis dengan semua device yang terhubung ke cloud kita, dan ini juga akan membuat setiap data yang kita punya selalu dalam kondisi selalu ter-update
  • Agility, Flexibility and Scalability
    Cloud computing juga menawarkan fleksibilitas dan agilitas yang jauh lebih dibandingkan dengan metode traditional computing. staff di suatu perusahaann tidak akan lagi ditambatkan ke meja mereka, dan akan dapat mengakses file dan data dari manapun mereka berada, 24 jam sehari.  Server kita juga akan dapat dihitung, scalable, maksudnya kita akan tahu berapa sih sebenarnya kebutuhan server untuk aplikasi yang kita jalan kan didalamnya, dan tentunya kita juga tinggalmembayar sesuai dengan kebutuhan kita, tidak ada lagi over budget.
    access_everywhereDengan cloud,staff di perusahaan kita akan dapat mengakses informasi dari rumah, dari kantor klien, di jalan, atau bahkan dari smartphone mereka. Staff kita juga dapat bekerja dengan dokumen dan file yang dimiliki perusahaan, bahkan ketika mereka tidak secara fisik di ruangannya. Selain itu, dokumen dapat dilihat serta diedit secara bersamaan dari lokasi berbeda dan oleh beberapa pengguna.
  • Freeing your IT Staff
    performanceMasih ada gak sih, perusahaan yang ngebayar IT Staff nya cuma buat jagain server? Atau mungkin benerin printer yang rusak?? Hari gini anak IT kerjaannya jagain server?? Hehehe keknya masih ada ya, saya sih setuju ya sama omongan beberapa boss saya yang bilang “Saya tuh butuh anak IT di kantor buat gimana caranya, work flow kantor jadi lebih efisien dengan penggunaan teknologi yang berbau IT di kantor, bukan jagain server or benerin printer, kerjaan itu mah kasiin aja ke vendor..”

yah dengan cloud at least temen-temen IT Staff gak perlu lagi mlototin servernya, jagain biar jangan sampe server itu down, karena layanan cloud itu sebenernya menawarkan layanan server yang availability nya bisa diandalkan. Bahkan beberapa provider cloud di Indonesia sudah bisa menawarkan Service Level Agreement (SLA) atau garansi up time server cloudnya diatas 99,8% yah kalo diitung itung dalam satu tahun total mereka berani ngejamin server mereka gak mati lebih dari total 1,4 jam dalam satu bulan, dan kalau server mereka down lebih dari angka itu, para provider berani memberikan restitusi kepada para pelanggannya

So, gimana para pengambil keputusan di perusahaan? Sudah siap beralih ke cloud computing?? Hehehe bahasa sales saya keluar nih😛

Nah berhubung saya juga masih belajar, kalo ada yang mau ditanyakan, monggo disampaikan ke saya yak, kalau missal saya tahu jawabannya insyaALLAH akan langsung saya jawab, tapi kalau ngga, jangan kuatir, saya punya banyak temen kok, hehehe, nanti saya coba Tanya ke temen saya yang lebih expert di dunia cloud computing ini yak

Oh iya, next posting saya pengen coba bahas teknologi yang digunakan di cloud computing, doain semoga belajarnya lancer n bisa nguasain materinya yak, amin

8 thoughts on “Kenalan Sama Cloud

  1. om

    Keliatannya bahasan tentang cloud computing memang masih akan semakin melebar untuk beberapa waktu kedepan mas. Karena memang masih ‘seru’ dan ‘gak habis-habis’

    Saya sendiri pernah coba bikin paper taun 2009 kemaren buat ngenalin cloud, tapi sampe sekarang pun rasanya masih belum bener2 paham cloud itu apaan sih dan seharusnya kayak gimana..

    Btw, yang dijadiin contoh tentang cloud kok lapaknya orang semua ya mas? Nanti di postingan part.2-nya promosikan lapaknya sendiri dong mas. Biar tau seperti apa kesiapan para provider awan di Indonesia, layanannya sudah bisa sejauh mana atau mungkin tantangan dalam mengembangkan layanan berbasis awan ini atau yang lainnya..

    Ditunggu mas postingannya.. hehe

    Reply
      1. om

        Ya gapapa sekalian ngiklan aja mas kalo menurutku, karena ilmunya kan bisa untuk mengedukasi pembaca dan (mungkin) calon customer yang gak sengaja baca. Siapa tau bosnya juga baca.. hehe

    1. Muhamad Yoesuf Post author

      Depend on your needs brow, if your company need to really really cut your IT cost, cloud is one of your option, some people said that they successfully cut their cost up to 60%, such an enormous number..🙂

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s