The Jacatra Secret, Novel Buat Para Pecinta Sejarah

“Cara terbaik untuk menyembunyikan rahasia adalah dengan meletakkannya di tempat umum – George Washington” menjadi sebuah pembuka yang menarik di Novel The Jacatra Secret karya Rizki Ridyasmara ini.
The Jacatra Secret

The Jacatra Secret ini sebenernya novel yang terbit setelah berjayanya novel-novel Dan Brown kayak Angel and Demons, The Decption Point dan puncaknya tentu saja The Da Vinci Code di tahun 2003. Kalau Dan Brown ini memunculkan kontroversi mengenai kebenaran sejarah di salah satu agama, Novel The Jacatra Secret lebih memunculkan kontroversi mengenai konspirasi dunia yang ternyata juga ada di Jakarta. Isu-isu mengenai Illuminati, Freemason, Kabbala dan lain sebagainya ditampilkan di novel ini dengan latar belakang yang memang ada di Jakarta. Saya sendiri sebenernya gak tau apakah Freemason, Illuminati dan kawan-kawannya itu beneran ada atau ngga, saya sendiri belum pernah liat langsung, hehehe.

Nah, beberapa resensi novel ini selalu memulai dengan beberapa pertanyaan yang mungkin mengejutkan buat beberapa orang, dan kayaknya saya juga harus nulis pertanyaan itu juga deh, biar seru.. heheheh

Tahukah Anda jika kota Jakarta itu dibangun para Freemason di Indonesia? Sejak pembangunan Stadhuis, kini dikenal sebagai Gedung Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah (kordinat: 6°8’7.2377”S 106°48’48.164”E) di tahun 1707 hingga sekarang, para Freemasonry ini terus membangun Jakarta dan menyisipkan aneka simbol ‘pagan’nya ke ibukota tercinta ini.

Museum Sejarah Jakarta / Museum Fatahillah / Stadhuis

Gedung Gubernur Jenderal Batavia Jakarta ini dulu bernama Stadhuis of Batavia, yang kini dikenal sebagai Gedung Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah, di bangun pada tahun 1707.

Peta pusat wilayah elit Menteng, Jakarta Pusat setelah diputar 180 derajat, di mana sebelah bawah adalah arah utara. Salah satu bangunan yang berada di dalam kepala binatang bertanduk atau Baphomet adalah lokasi Loji Adhucstat atau yang kini dijadikan Gedung BAPPENAS.

Tahukah Anda jika luas keseluruhan Museum Fatahillah adalah 13.000 meter persegi? Tahukah Anda jika gerbang utama Museum Fatahillah terdiri dari 13 buah batu berbentuk Arch? Tahukah Anda jika batu istana DAM di depan Museum Fatahillah tersusun atas 13 baris? Tahukah Anda jika struktur paramida keanggotaan Freemansory juga terdiri dari 13 tingkat? Tiga belas adalah nomer baik untuk para Freemason.

Tahukah Anda jika Freemason Belanda membangun pusat Menteng (Taman Suropati dan gedung Bappenas sekarang, (kordinat 6.2007362S 106.8322027E) dengan desain simbol kepala kambing iblis Baphomet yang sampai sekarang masih bisa disaksikan oleh siapapun?

Tahukah Anda jika renovasi Air Mancur bundaran Hotel Indonesia (kordinat 6.1949711S 106.8230563E) di tahun 2001 sarat dengan simbolisme Kabbalah (yang merupakan campuran antara ilmu perbintangan, ilmu sihir zaman Firaun dan Raja Nimrodz, dan paganisme lainnya) dimana proyeknya mengambil tema sentral “Cahaya” atau “Illuminati“?

Bundaran Air Mancur Hotel Indonesia yang telah direnovasi dengan tema sentral CAHAYA (Lucifer). Dari atas terlihat bagai sebuah mata (Horus) di pusat Ibukota.

Bunderan HI

Tahukah Anda jika ratusan simbol Kabbalah bertebaran di Museum Taman Prasasti (kordinat 6.1722143S 106.8188667E) di Tanah Abang?

Tahukah Anda jika ada sebuah makam di Museum Prasasti Tanah Abang yang tidak bernama namun memiliki simbol Grand Master Freemasonry?

Tahukah Anda jika dibawah tanah Jakarta ada berbagai terowongan rahasia yang saling terhubung, yang sampai sekarang pintunya masih bisa disaksikan di berbagai tempat?

Tahukah Anda jika Masjid Istiqlal dibangun diatas sebuah benteng Belanda yang dikenal sebagai Benteng Tanah karena dibawahnya ada terowongan rahasia?

Novel ini bercerita tentang seorang ahli simbol, DR. John Grant bersama beberapa orang temannya yang berusaha memcahkan pembunuhan seorang ekonom Indonesia yang bermadzhab Neo Imperialisme. Kematian Prof. Sudrajat itu menurut John Grant menyimpan beberapa rahasia yang akhirnya tentu saja bisa dipecahkan oleh DR John Grant. Banyak yang bilang alur cerita novel ini Da Vinci Code banget. Ada seorang ahli symbolnya, ada seorang wanita yang punya interest yang sama dengan sang ahli, ada polisi yang ga terlalu ngeh sama teori-teorinya sang ahli, ada kematian yang nyimpen banyak misterinya dan banyak lagi, pokok-e Da Vinci Code banget deh.

Saya memang  belum pernah baca The Da Vinci Code nya secara langsung, saya cuma pernah liat film nya, memang ada beberapa yang mirip, dan jadinya waktu saya baca The Jacatra Secret  saya berimajinasi sang DR. John Grant ini ya sama dengan DR Robert Langdon, sang tokoh utama di The Da Vinci Code. Memang sih cerita di novel ini fiksi, tokohnya, kejadiannya tapi latar belakang nya yang di Jakarta itu bener, mulai tempat, ciri-ciri lokasi sama persis sama kondisi yang ada di Jakarta sekarang. Buat yang tahu Jakarta, pasti jadi sambil ngebayangin lokasi kejadiannya deh, hehehe. Trus saya juga sering banget pake internet sambil baca ini, buat apa?? buat ngebuktiin aja sih, beneran gak latar belakangnya ini real ada di Jakarta.. dan ternyataaa… 90% real banget.

Taman Suropati dan Gedung Bappenas-nya

Saya sebenernya udah lama penasaran banget sama novel ini, sekitar 2 tahunan yang lalu lah mungkin. Entah kenapa waktu itu saya susah banget dapet novel ini di toko-toko buku yang ada di Jakarta. Pun waktu itu saya cari di toko buku online, saya selalu kehabisa buku ini, intinya buku ini ngilang men.. semacam ada konspirasi dibalik semua ini, halah.. hahhaha. Nah sekitar 2 bulan yang lalu saya secara ga sengaja baca berita kalau novel ini naik produksi lagi, tapi kali ini nggak akan dijual di toko buku lagi, tapi dijual langsung oleh sang penulisnya, Rizki Ridyasmara melalui pemesanan lewat sms atau telepon. Makin kentel kan nuansa konspirasinya, heheh. Soalnya kejadiaan kayak gini pernah menimpa The Da Vinci Code yang tiba-tiba ngilang dari toko buku karena dianggap terlalu sensitif oleh beberapa golongan.

Buat yang suka sama sejarah, novel ini bagus buat nambah pengetahuan soal Jakarta yang dibahas dari sisi lainnya, keren lah. Buat saya ini novel ketiga yang saya baca sampai tamat, sebelumnya cuma Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih yang saya baca sampai tuntas, hehehe. Saya memang bukan penggemar novel sih, tapi kalo novelnya sesuai sama yang saya suka, ya novel 400an halaman inipun berhasil saya lalab..😀

komunitas historia

Oh ya, buat yang suka sama sejarah, ada lho komunitas pecinta sejarah di Indonesia yang punya kegiatan rutin buat melestarikan dan menjaga sejarah Indonesia. Komunitas Historia Indonesia, didirikan oleh Kang Asep Kambali, sejarawan muda Indonesia. Komunitas ini punya banyak kegiatan buat melestarikan dan menjaga sejarah Indonesia, kalau mau tau lebih detail, silakan bisa join di websitenya atau kunjungin aja Facebook Page nya or follow twitternya di @IndoHistoria

Sesuai pesan Bung Karno, “JASMERAH, JANGAN SESEKALI MELUPAKAN SEJARAH..!!”

13 thoughts on “The Jacatra Secret, Novel Buat Para Pecinta Sejarah

  1. Cical

    Oh ini toh novel yang banyak dibicarain ama temen2 gue😀. Kalo di liat dari review-nya emang ini novel alur ceritanya Da Vinci Code banget ya.

    Di luar ceritanya gue sich ga terlalu percaya ama konspirasi freemason / illuminati yang terjadi di Jakarta, terutama masalah Baphomet. Banyak orang yang ga mengerti arti sebenarnya dari Baphomet. Kalau pada tahu pasti pada kecewa, terutama yang muslim.

    Lagian teori-teori yang ada di novel Dan Brown juga ga semuanya berdasarkan kenyataan, banyak yang dicampur dengan cerita fiksi juga. Sampai sekarang gue belum pernah nemu novel ini tapi kalo nemu pasti bakal dibaca.

    Salam kenal ya mas🙂

    Reply
    1. Muhamad Yoesuf Post author

      hehehe iya mas,
      ya kalo itu sih emang balik ke orang nya sih mas mau percaya apa ga, tergantung pengalaman masing2😀
      saya mungkin suka gara2 backroundnya jakarta kali ya,, hehehe
      iya mas, salam kenal juga

      Reply
    2. ga'il

      yang muslim kuciwa? apa hubunganya baphomet sama muslim? la orang yang bikin teori beginian biasanya orang2 barat sendiri

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s