Memanfaatkan Timing

wallpaper_hyosungcomet250

Terinspirasi dari tulisan si-mbah di -> sini tentang motor Hyosung Comet 250 yang gatot a.k.a gagal total di pasar motor Indonesia, ternyata timing buat sebuah bisnis adalah krusial. Hyosung Comet 250 (HC250) yang masuk sebelum masa kejayaan KPOP, Serial Korea, dan Samsung dengan Galaxy Series nya lagi bener-bener lagi booming di Indonesia banyak dianggap layu sebelum berkembang. Lihat aja trend dunia motor di Indonesia yang lagi panas-panasnya dengan motor 250cc, mulai dari Kawasaki Ninja 250, Suzuki Inazuma, Honda CBR250R sampai yang baru launching minggu kemarin, Kawasaki Z250, HC250 sebenernya bisa bertarung di kelas ini sekarang.

Tapi apalah daya, Hyosung udah kalah duluan, ya even menurut saya gak sepenuhnya salah Hyosung ya. Konsumen Indonesia ini unik, mereka ini fanatik ke salah satu or salah dua brand tertentu, trus mereka juga gampang trauma sama suatu produk, berpendapat bahwa barang yang lebih mahal pasti lebih bagus, pepatah jawa bilang ono rego ono rupo, belum lagi mereka juga banyak pertimbangan kalo beli suatu barang, apalagi motor. Mulai dari desain exteriornya, harga jual kembalinya, after sales servicenya, sampe gampang gak nya dapet sparepart.

4745199010_6889277c51

Saya juga dapet cerita dari beberapa orang, dulu sekitar tahun 50-60an orang Indonesia itu cuma percaya barang elektronik buatan amerika, mereka nganggep barang elektronik buatan Jepang itu jelek, gampang rusak dan lain-lain. Nah iki kembali terjadi di tahun 90an, ketika barang elektronik buatan Amerika mulai menghilang, orang Indonesia lebih percaya ke barang made in Japan, daripada barang buatan China yang mulai membanjiri pasar Indonesia dengan harganya yang murah, bahkan lebih parahnya lagi, kali ini gak cuma berlaku ke barang elektronik aja, tapi hampir ke semua jenis barang termasuk otomotif.

Masuk ke era 2000an, barang (khususnya elektronik) buatan Korea Selatan mulai banyak beredar di pasar Indonesia. Harga yang lebih mahal daripada barang buatan China tapi masih dibawah buatan Jepang bikin orang Indonesia jadi galau dalam milih barang, tapi teteup barang buatan Jepang masih jadi rajanya. Nah mulai deh tuh ketika drama seri Korea masuk ke Indonesia, entah gimana ceritanya barang-barang Korea mulai “naik kelas”, dan pas KPOP mulai meledak, kejayaan barang-barang Korea pun dimulai, dan ini terjadi sampai sekarang, keren kan.. Dan ini yang menurut saya harus diperhatikan sama pelaku bisnis di Indonesia.

korea japan

Tapi apa hubungannya sama HC250? Ya masalahnya produk Hyosung ini seperti yang salah timing, dia muncul dimasa dimana all about Korea masih belum booming, ketika semua barang Korea dianggap sama kualitasnya dengan barang-barang made in China. Lho kalo cuma masalah timing kan sebenernya Hyosung bisa melejit lagi waktu all about Korea meledak?? Iya sih, tapi Hyosung ini keok duluan sebelum all about Korea meledak, semacam yang gak bisa bertahan. Menurut mbah indobikermags.com, Hyosung gak bisa memenuhi permintaan konsumen Indonesia yang minta after sales service bagus, sparepart gampang dicari dan harga jual kembali tinggi.

Saya sih belum tau gimana performance nya Hyosung, cuman kalo dilihat dari gambar dan spesifikasi resminya sih sebenernya nih motor oke punya juga, tampilannya udah mirip ama Ducati Monster, mesinnya air cooled 249 cc 4-stroke, carbureted (fuel injected as of 2010), suspensi depannya udah upside down, belakang monoshock pula, Top speed nya 175 km/h (109 mph), Power 28 bhp (21 kW, Torque 16.7 lb·ft (22.6 N·m) @ 8000 rpm, Transmission 5 speed, wet clutch, lumayan kan, daripada lu manyun coba😀

20120618T035709

Seorang teman Miftakh Zein namanya beberapa tahun lalu mengajarkan saya seorang Hermawan Kertajaya, bahwa dalam bisnis ada 3 hal yang perlu diperhatikan Positioning, Differentiation and Branding, dan menurut saya teori itu akan jadi sempurna kalo dilakukan di timing yang tepat. So mari kita belajar buat ngelihat timing saat bisnis kita dijalankan, dan kemudian memanfaatkannya dengan strategi yang tepat biar bisnis kita (halah cuup, emang udah punya bisnis sendiri?? diaminin aja deh, mohon doanya juga) makin maju, amin🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s