Toleransi ala Khalifah Umar bin Khattab

horse race

Pada masa itu, salah satu anak Gubernur pemerintahan Khalifah Umar Bin Khattab RA terlibat perlombaan balap kuda dengan beberapa pemuda di wilayahnya. Kala itu dia dikalahkan oleh seorang pemuda yahudi/nasrani (maaf saya lupa) miskin dengan kudanya yang hebat. Karena si anak Gubernur ini merasa terhina karena telah dikalahkan oleh pemuda ini, dia kemudian turun dari kudanya dan tiba-tiba menampar dengan keras pipi pemuda itu.

Karena kejadian ini, sang pemuda yahudi/nasrani miskin beserta ayahnya datang ke kediaman Khalifah Umar Bin Khattab untuk melaporkan kejadian ini. Setelah mendenar cerita ini, Khalifah Umar Bin Khattab kemudian menuliskan surat untuk si Gubernur dan segera mengirimkannya ke Sang Gubernur.

Tidak lama kemudian surat itupun diterima oleh Sang Gubernur, dia membaca surat itu dengan gemetaran karena isi surat itu kurang lebih mengatakan dengan nada yang terlihat sangat marah

Jika engkau menerima surat ini dalam keadaan duduk, segeralah berdiri dan bergegaslah ambil kudamu dan datanglah menemuiku bersama anakmu, Jika engkau menerima surat ini dalam keadaan berdiri, segeralah ambil kudamu dan datanglah menemuiku anakmu

Saat itu juga Sang Gubernur bergegas menemui Khalifah Umar Bin Khattab bersama anaknya sambil khawatir dan bertanya-tanya ada apa gerangan sampai-sampai Khalifah Umar Bin Khattab sebegitu marahnya.

Setelah sampai di kediaman Khalifah Umar Bin Khattab RA, Beliau kemudian mempertemukan kedua keluarga ini secara bersamaan. Khalifah Umar Bin Khattab RA pun tetap menegakkan keadilan dengan mengkonfrontasi si Anak Gubernur dan Pemuda yahudi/nasrani apakah kejadian itu benar adanya? Dan karena yang menanyakan adalah Khalifah Umar Bin Khattab langsung, si Anak Gubernur pun menjawab dengan jujur bahwa kejadian itu benar adanya.

Mendengar hal itu, Khalifah Umar Bin Khattab kemudian memutuskan untuk memberikan hukuman yang sama kepada si Anak Gubernur, Beliau memerintahkan kepada si Pemuda yahudi/nasrani untuk membalas menampar pipi si Anak Gubernur dengan tamparan yang sama. Awalnya si Pemuda ini ragu untuk membalas perbuatan si Anak Gubernur karena merasa sungkan dan takut dengan status si Anak yang adalah memang anak kandung Sang Gubernur. Namun kemudian, dengan jaminan Khalifah Umar Bin Khattab si Pemuda ini membalas Anak Gubernur dengan perbuatan yang sama ketika itu,

Khalifah Umar bin Khattab pun belum selesai sampai disitu, Beliau kemudian menampar Sang Gubernur 1x. Beliau mengatakan kepada Sang Gubernur bahwa tamparan itu adalah hukuman bagi dia karena tidak dapat menegakkan keadilan dan toleransi antar umat beragama di wilayahnya. Khalifah Umar bin Khattab juga kembali menampar pipi Sang Gubernur dan mengatakan bahwa ini adalah hukuman kedua karena dia telah gagal mendidik anaknya untuk bisa jadi umat Islam yang berakhlaq baik. Setelah itu, Beliau kemudian memecatnya dari jabatan sebagai Gubernur karena dinilai gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

toleransi-agama

Yah begitulah kisah yang diceritakan oleh Al Habib Jamal Baagil dari Kota Batu, Malang pada hari selasa lalu di Batu TV, sebuah TV lokal di Malang. Habib Jamal mengatakan ini adalah contoh betapa tolerannya Umat Muslim, bahkan dicontohkan langsung oleh salah satu Khulafaul Rasyidin, Sahabat Umar Bin Khattab. Tapi memang Umat Islam pun dituntut untuk tidak toleran terhadap sesuatu yang berhubungan dengan akidah Islam, akidah kami adalah absolute bagi kami, jadi mohon jangan paksa kami melakukan sesuatu hal yang “dianggap” toleran namun mengganggu akidah kami.

Lakum dinukum waliya din. To you be your religion, and to me my religion

Wallahua’lam bisshowaab

2 thoughts on “Toleransi ala Khalifah Umar bin Khattab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s