Category Archives: just sayying

Belajar Dari Video Games

o-KIDS-IPAD-facebook

Aduuuh, ni anak hobinya nge-game teruuuss, gak pernah mau lepas nih mas dia sama gadget-nya..

pernah gak sih ada orang tua yang tetiba curcol gitu sama kita? entah dia emang kenal sama kita atau nggak.. atau mungkin justru kita sendiri yang sempet curcol gitu ke orang lain, hehehe.. Sebagian orang mungkin nganggep ini fenomena yang emang udah waktunya terjadi, seiring perkembangan dunia teknologi yang semakin luar biasa. Tapi di sisi lain ada yang masih beranggapan segimanapun majunya teknologi, mereka itu tetep anak-anak yang gak seharusnya kebanyakan main game, tetep kita sebagai orang tua kudu kontrol itu, bahkan masih ada aja orang tua yang bener-bener cuma ngebolehin anak-anaknya pegang PS, Tablet or yang lain di hari sabtu-minggu ajah. Continue reading

Advertisements

Belajar Bisnis ala ala @myoesuf

Sarapan Janda

Sarapan Janda

Yang namanya belajar bisnis emang seru, yang deg-deg an dapet untung atau ngga, worthed ngga sama tenaga yang kita keluarin, mimpi-mimpi bakal majunya bisnis kita dan lainnya. Tapi memang salah satu hal penting yang kudu kita tahu sebelum running bisnis kita adalah jenis bisnisnya. Banyak diantara kita yang bingung karepe dewe ketika pengen mulai bisnis kita. Banyak yang bilang coba bisnis sesuai sama background ilmu kita, ada yang bilang bisnis sesuai passion aja, atau ada juga yang bilang ya udah bisnis mah hajar aja, apalagi kalo pas kondisi kepepet biasanya apa aja bisa jadi bisnis kita. Continue reading

Spesialisasi Produk VS Perkembangan Jaman

Rolls Royce Corniche, salah satu ciri khas Rolls Royce

Rolls Royce Corniche, salah satu ciri khas Rolls Royce

Spesialisasi dalam suatu usaha itu penting menurut saya, sama seperti halnya dalam pekerjaan yang kita lakukan. Nggak banyak yang bisa kita sebutkan perusahaan kelas lokal maupun dunia yang mengambil banyak bidang dan sukses di setiap bidangnya. Hmm.. apa ya contohnya, kayaknya susah deh, yang ada malah kita fokus ke brand yang bener-bener udah fokus di bidangnya. Adidas, sepatu dan peralatan olahraga, Nikon, alat-alat fotografi, HP, komputer dan asesorisnya, Sosro, teh dalam berbagai bentuk, Bakso Priangan Mang Yayat, bakso.. hehehe maap promosi dikit :D.

Memang sih nggak salah perusahaan itu mengikuti perkembangan yang ada, malah harus kalau menurut saya, cuman, apakah semua perkembangan itu harus diikuti? Bagaimana kalau perusahaan itu memang expert di suatu bidang dan sudah dikenal dengan ciri khas produknya yang laris di pasaran? Apa ya rela suatu perusahaan kehilangan kepercayaan dari pelanggan tetapnya hanya gara-gara mengikuti perkembangan yang belum tentu cocok dengan positioning perusahaan itu?

Rolls Royce Phantom, mempertahankan ciri khas

Rolls Royce Phantom, mempertahankan ciri khas

Sepengetahuan saya memang banyak perusahaan yang akhirnya tergoda untuk juga terjun ke bidang lainnya untuk mengikuti perkembangan jaman, tapi toh ujung-ujungnya mereka mendirikan badan usaha sendiri yang terpisah dengan perusahaan induknya. Lexus, varian mewah dari Toyota, Telkomsel, varian mobile dari Telkom, Mugen, varian racing dari Honda dan banyak lagi yang lainnya.

Rolls Royce Apparition, konsisten pada ciri khas

Rolls Royce Apparition Concept, konsisten pada ciri khas

Kembali ke diri kita, jika kita ada di posisi yang sedang bisa memilih, lets say mobil, apakah kita akan gambling dengan membeli city car keluaran Komatsu yang sedang melebarkan bisnisnya misalnya, ketimbang kita beli mobil dari Toyota??? So, berkembangnya suatu perusahaan belum tentu berbanding lurus dengan perkembangan jaman yang ada, terkadang perusahaan itu harus bisa fokus di bidangnya yang mungkin sudah dikenal oleh semua meskipun tetap dengan gaya “vintage” nya. Pelanggan tetap akan jadi penentu hidup matinya suatu perusahaan.

Guru Favorit

20130903-213559.jpg

Kita yang rata-rata pernah mengenyam pendidikan baik formal maupun informal ini pasti pernah mempunyai seorang atau beberapa orang guru favorit. Beliau yang jadi guru favorit kita ini memang jadi favorit gara-gara beliau ini baik, lucu, cara mengajarnya yang asik atau kreatif atau malah karena beliau galak tapi bisa ngerubah kita jadi baik.

Di jaman SD, Pak Muhammad Rawi walikelas kelas 5 waktu itu bener-bener jadi guru favorit pertama saya. Beliau ini memang guru yang baik, kreatif, dan perhatian terhadap muridnya. Mata pelajaran IPA yang biasanya jadi momok bagi beberapa teman saya, jadi sangat menyenangkan ketika beliau tangani. Saya ingat sekali ketika beliau menjelaskan tentang pelangi, beliau membuat kertas bundar yang diwarnai 7 warna pelangi dan kemudian ditempelkan pada dinamo kecil dan kemudian berputar. Kertas yang tadinya berwarna-warni kemudian terlihat menjadi putih ketika berputar. Cara kreatif seperti ini yang membuat kami mengerti konsep warna pelangi.

Ketika masuk SMP kemudian saya bertemu dengan sosok Pak Syamsul Arifin. Guru mata pelajaran Bahasa Inggris bertubuh gempal ini terlihat tegas cenderung galak jika kita tidak mengenal beliau. Tapi ketika beliau mulai mengajar, terlihat beliau ini asik sekali, mengajar muridnya dengan santai dan terkesan seperti mengajar temannya sendiri. Meskipun santai dalam mengajar tapi kami tetap segan dan sangat menghormati beliau karena sikapnya yang sangat bisa menempatkan diri. Alhamdulillah sampai sekarangpun saya masih cukup sering bertemu dengan beliau dan tidak pernah kenyang dengan nasehat dari beliau.

Di masa SMA saya kembali dipertemukan dengan seorang guru Bahasa Inggris yang kemudian jadi guru favorit saya. Ibu Indrawati namanya. Beliau ini bener-bener jadi sosok Ibu yang ideal bagi kami, atau paling tidak buat saya pribadi. Kebetulan beliau ini walikelas kami di kelas 1. Beliau selalu terlihat akrab dengan para orang tua kami, selalu bisa merangkul kami yang mungkin dinilai bermasalah oleh guru yang lain, dan tentu saja jadi pembimbing yang baik bagi kami tanpa kami harus merasa sungkan buat curhat kepada beliau.

Saya punya sedikit keinginan untuk beliau-beliau itu, saya pengen mereka bisa jadi salah satu tamu istimewa di pernikahan saya, dan berharap beliau-beliau ini mau memberikan wejangan untuk saya di salah satu hari terpenting saya itu. Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan yang baik, rezeki yang luas, dan ilmu yang barokah agar impian kecil saya itu bisa terwujud, amiin. Dan teruntuk semua guru yang sangat berjasa untuk kami, semoga Bapak/Ibu diberikan segala yang terbaik dari Allah SWT dan semoga bisa terus mengajar kami dengan lebih baik lagi, amiin Mohon maaf atas semua kelakuan kami yang mungkin keterlaluan bagi Bapak/Ibu, semoga suatu saat Bapak/Ibu bisa berkata kepada yang lain “lihat, dulu dia adalah murid kesayangan saya.. Dan saya bangga kepadanya..”

Oh iya, kalo misal guru kita seperti yang ada di bawah ini gimana yaa..??? Kalo kata saya sih asyeeek bangeeet!!! 😀

Pemilukada Jawa Timur 2013, Kok Sepi Siih…???

Pemilukada Jawa Timur 2013

Pemilukada Jawa Timur 2013

Hari ini, Kamis 29 Agustus 2013 di seluruh wilayah Jawa Timur diselenggarakan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2013-2018. Acara yang seharusnya disambut meriah oleh warga Jawa Timur ini malah terlihat sepi-sepi saja di kawasan Malang. Entah karena memang masyarakat yang “males” untuk memeriahkannya atau malah karena kurangnya sosialisasi mengenai acara ini oleh KPUD Jawa Timur.

Continue reading

Protes Tepat Sasaran

Image

Protest!

Kita khususnya saya pribadi sebagai masyarakat awam biasanya secara refleks suka men-kritik atau memprotes sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan kita, salah satu contohnya ialah men-kritik kebijakan pemrintah dan atau apapun yang berkaitan dengan pemerintah. men-kritik kebijakan menaikkan harga BBM lah, men-kritik kenaikan tarif PLN lah, men-kritik kebijakan PT. KAI yang membatasi jumlah penumpang dalam satu kereta dan lain sebagainya.

Sebenernya sah-sah saja kita protes terhadap sesuatu yang membuat kita semua atau sebagian dari kita tidak nyaman. Namun ada baiknya juga jika kita bisa belajar dari sesuatu yang kita protes itu dengan lebih mengetahui kenapa kebijakan tersebut harus diambil agar protes kita bisa lebih tepat sasaran.
Continue reading

Mencoba Belajar Dari Kasus Ustadz Solmed

Ustadz Solmed yang mirip alisnya sama kayak @idibnu hehehe :D

Ustadz Solmed yang mirip alisnya sama kayak @idibnu hehehe 😀

Seminggu ini beredar kabar mengenai Ust. Soleh Mahmud atau biasanya dikenal sebagai Ust. Solmed (yang katanya) mematok tarif yang super mahal untuk kegiatan dakwahnya. Belum lagi kabar mengenai (yang sumbernya dari media-media yang lebay) komersialisasi dakwah oleh beberapa Ustadz kondang dari Jakarta. Miris juga sih denger sampai ada berita kayak gini beredar, kesannya kita Umat Muslim itu nggak mampu membiayai juru dakwahnya dan juga juru dakwah kita yang terkesan matre sekali.

Continue reading